Optimalisasi Keterampilan Berpikir Kritis Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Melalui Deep Learning Di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.64690/jses.v6i3.487Keywords:
Critical Thinking, Deep Learning, Indonesian Language , Learning,, Digital LiteracyAbstract
Era of technological disruption demands the emergence of a generation that is not only able to process information but also possesses critical thinking skills. Indonesian Language learning in elementary schools has great potential to serve as the foundation for developing these skills. However, in reality, learning practices in schools often remain focused on memorization and lower-order thinking, which do not sufficiently challenge students’ analytical and evaluative abilities. This study aims to explore strategies for optimizing critical thinking skills in the context of Indonesian Language learning in elementary schools through the implementation of a Deep Learning approach. Deep Learning, which emphasizes deep understanding, conceptual connections, and reasoning, is believed to create meaningful learning experiences. The research method used is a literature study by analyzing various academic sources such as journals, books, and scientific articles published between 2020 and 2025. The findings reveal that Deep Learning can be integrated through several strategies, including: (1) the use of essential questions that stimulate inquiry, (2) the implementation of contextual project-based learning, (3) the utilization of multimodal texts to analyze multiple perspectives, (4) the practice of digital literacy to enhance students’ ability to evaluate the credibility of information, and (5) authentic assessment that measures the process of thinking. The conclusion of this study is that the integration of Deep Learning principles into Indonesian Language learning provides an effective framework for cultivating critical thinking habits from an early age, ultimately preparing students to become lifelong learners and responsible digital citizens..
Downloads
References
Abdullah, M. (2024). Implementasi digital storytelling dalam kerangka deep learning untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran Abad 21, 5(1), 72–84. https://doi.org/10.31004/jipa21.v5i1.412
Fadillah, R. (2021). Literasi abad ke-21: Tantangan dan strategi pengembangan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Literasi dan Humaniora, 5(2), 133–145. https://doi.org/10.31004/jplh.v5i2.279
Hidayat, R., Parisu, C. Z. L., Husain, I. A., & Saputra, E. E. (2025). Pengaruh media pembelajaran komik digital untuk meningkatkan minat baca pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas III SDN 102 Kendari. Indonesian Research Journal on Education, 5(1), 1043–1048.
Jamil, A. (2023). Essential questions sebagai strategi pembelajaran untuk menumbuhkan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran Dasar, 7(1), 44–57. https://doi.org/10.31004/jipd.v7i1.512
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Profil Pelajar Pancasila dan Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Kurniawan, D., & Sari, R. M. (2024). Analisis implementasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis penalaran kritis di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2), 101–113. https://doi.org/10.17509/jpkn.v7i2.31256
Maulana, A. (2023). Kesiapan guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan keterampilan berpikir kritis pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 10(2), 144–156. https://doi.org/10.23917/jkpd.v10i2.19834
Nurhaliza, S. (2022). Penguatan kemampuan metakognitif siswa melalui pertanyaan pemantik dan penilaian autentik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 10(2), 118–132. https://doi.org/10.23917/jkpd.v10i2.18942
Pratiwi, N., Ramadhan, A., & Lestari, D. (2024). Efektivitas pembelajaran berbasis deep learning terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 8(1), 33–45. https://doi.org/10.23887/jipp.v8i1.62211
Rahayu, D., & Pratiwi, M. (2023). Penilaian autentik sebagai instrumen pengukur keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 14(2), 77–91. https://doi.org/10.24036/jep.v14i2.294
Sari, P., & Hidayat, R. (2022). Deep learning sebagai paradigma pembelajaran baru di abad ke-21: Konsep dan implikasinya dalam pendidikan dasar. Jurnal Pendidikan Inovatif, 4(3), 201–215. https://doi.org/10.31004/jpi.v4i3.287
Saputra, E. E., & Kasmawati, K. (2025). The influence of gadget use intensity on students' narrative writing skills at SDN 34 Kendari. International Journal of Management and Education in Human Development, 5(2), 1591–1596.
Saputra, E. E., Kasmawati, K., & Parisu, C. Z. L. (2025). Peran kearifan lokal dalam meningkatkan kompetensi literasi Bahasa Indonesia siswa sekolah dasar. Journal of Character and Elementary Education, 4(3), 13–23.
Saputra, H., & Nurjanah, L. (2025). Literasi digital dan kemampuan berpikir kritis generasi Z dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Literasi Digital, 3(1), 55–68. https://doi.org/10.5678/jpld.v3i1.597
Talita, J. U., & Saputra, E. E. (2025). Ethnopedagogical approach in Indonesian language learning in elementary schools. International Journal of Management and Education in Human Development, 5(1), 1473–1477.
Ummah, I., & Saputra, E. E. (2025). Apresiasi Sastra Anak di Sekolah Dasar: Paradigma Baru Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Yogyakarta: PT Star Digital Publishing.
Wijayanto, B. (2023). Literasi digital dan kemampuan evaluatif siswa sekolah dasar di era informasi. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Literasi Digital, 6(2), 102–116. https://doi.org/10.31004/jtpld.v6i2.491
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rahmita Rahmita (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








