Integrasi Permainan Tradisional Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Sebagai Upaya Penguatan Karakter

Authors

  • Hasbi Hasbi Universitas Sulawesi Tenggara Author

DOI:

https://doi.org/10.64690/jses.v7i3.929

Keywords:

Traditional Games, Early Childhood, Learning, Character Education, Local Culture

Abstract

This study aims to examine the role of traditional games in early childhood education as an effort to strengthen children's character. The study employed a literature review method by identifying, selecting, reading, and analyzing relevant scientific sources concerning early childhood education, traditional games, play activities, and character education. Data sources were obtained from Google Scholar, Garuda, scientific journals, and relevant books, with priority given to publications from the last five years. The data were analyzed descriptively by identifying types of traditional games, character values, aspects of child development, and their implementation in early childhood learning. The findings indicate that traditional games contribute to the development of cooperation, discipline, responsibility, independence, social awareness, and sportsmanship. Traditional games can also serve as enjoyable learning media because they provide children with opportunities to move, communicate, interact, explore, and learn through direct experiences. Furthermore, traditional games support the integrated development of children's cognitive, language, motor, and social-emotional abilities. The integration of traditional games requires teachers to select and develop activities according to children's characteristics, developmental needs, safety, and learning objectives. Therefore, traditional games can serve as an educational, enjoyable, culturally based learning alternative that supports children's holistic development and character formation from an early age.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, M., Hanifah, S., Fairuz, H. F., Zulaeha, V. S., Rahmawati, G. M., et al. (2024). Bermain dan pengembangan karakter anak usia dini: Ragam pendekatan dan strategi menyenangkan serta aplikatif untuk melejitkan potensi anak. Refika Aditama.

Afiif, A. (2023). Outbound untuk anak usia dini: Aktivitas luar kelas berbasis permainan tradisional. Rajawali Pers.

Fadlillah, M. (2023). Buku ajar bermain dan permainan anak usia dini. Kencana.

Hajeni, Rahmatia, & Syam. (2023). Permainan tradisional dalam pengembangan kemampuan sosial dan emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Hendar, H., Heryono, H., Zuraida, I., Astarina, A. N., & Sujatna, M. L. (2023). Pembentukan karakter anak usia dini melalui permainan tradisional. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 4(1), 151–158. https://doi.org/10.46306/jabb.v4i1.337

Henny, & Susanti, S. M. (2024). Bermain dan permainan edukatif anak usia dini: Buku referensi. Deepublish.

Hidayah, & Arbarini. (2024). Pembelajaran berbasis bermain dalam pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Hidayah, R. N., & Arbarini, M. (2025). Studi kualitatif tentang pembentukan karakter anak usia dini melalui permainan tradisional di PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5). https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.7053

Khadijah, K., & Wahyuni, S. (2024). Pengembangan permainan tradisional untuk meningkatkan perkembangan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(5), 1151–1166. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i5.6073

Kurniawati, & Hasanah. (2022). Peran guru dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Luthfiah, H., Munawar, M., & Prasetiyawati, D. (2026). Analisis kemampuan kerja sama anak usia dini melalui stimulasi permainan tradisional di TK Kartini Srikaton Kecamatan Jaken. Nusantara Journal of Multidisciplinary Science.

Mukhyar. (2022). Permainan tradisional Melayu untuk membentuk karakter anak usia dini. Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI), 4(1), 58–73. https://doi.org/10.32493/kahpi.v4i1.p58-73.23309

Nindiya, D. C., Farantika, D., & Sanjaya, M. S. (2023). Pengembangan karakter anak usia dini melalui permainan tradisional Jawa. Journal of Education Sciences: Foundation & Application, 2(2), 31–43. https://doi.org/10.56959/jesfa.v2i2.56

Noffia, I., & Yuliariatiningsih, M. S. (2018). Mengembangkan disiplin anak usia dini melalui permainan tradisional. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Nurhayati, & Fajri. (2020). Permainan tradisional sebagai media pengembangan karakter anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Putra, A., Stiadi, E., Ismawati, D., & Hidayat, D. (2023). Permainan tradisional boyboyan: Analisis nilai karakter dan proses pengembangan karakter pada anak usia dini. Jurnal Ilmiah Potensia, 8(1), 72–85. https://doi.org/10.33369/jip.8.1.72-85

Rahmawati, & Lestari. (2024). Permainan tradisional sebagai media pengembangan karakter dan pelestarian budaya pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Saidah, N. Z. B., & Setiawan, U. (2023). Permainan tradisional dalam membentuk karakter anak usia dini di Kampung Tegal Heas. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 3(3). https://doi.org/10.59818/jpm.v3i3.465

Sari, & Wulandari. (2023). Bermain kreatif dalam meningkatkan keterlibatan anak usia dini dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Suryana, & Hijriani. (2021). Pengembangan media pembelajaran untuk mengenalkan permainan tradisional pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Suwarni, N. W., Anadhi, I. M. G., & Sindu Putra, I. B. K. (2024). Permainan tradisional sepit-sepitan sebagai media stimulasi motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 44–52. https://doi.org/10.21831/jpa.v13i1.309

Wahyuni, & Azizah. (2022). Pemanfaatan permainan tradisional sebagai media pembelajaran anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Downloads

Published

2026-08-25

How to Cite

Hasbi Hasbi. (2026). Integrasi Permainan Tradisional Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Sebagai Upaya Penguatan Karakter. Journal Sultra Elementary School, 7(3), 78-91. https://doi.org/10.64690/jses.v7i3.929