Penerapan Model Deep Learning Terhadap Pendidikan Seks Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.64690/e-mas.v2i1.854Keywords:
Artificial Neural Network, Sex Education, Children's Understanding, Early Childhood, Deep LearningAbstract
Sexual violence against young children in Indonesia remains a serious concern, highlighting the need to strengthen sex education as an early preventive measure. This study aimed to describe the level of sex education understanding among children aged 5–6 years at Cemara Liliba Kindergarten and to apply an Artificial Neural Network (ANN) based on a Multilayer Perceptron (MLP) as a deep learning approach to classify children's levels of understanding based on observational data. A quantitative descriptive design was employed involving 20 children selected through total sampling. Data were collected using an observation instrument consisting of 10 basic sex education indicators rated on a 1–4 scale. Data analysis was conducted using descriptive statistics and an ANN model validated through Leave-One-Out Cross Validation (LOOCV). The findings revealed a mean understanding score of 33.35 out of a maximum score of 40 (83.38%), with 14 children (70%) categorized as having a high level of understanding and 6 children (30%) categorized as having a low level. The ANN model accurately classified the research data, while the indicators related to protecting private body parts from strangers and identifying private body parts contributed the most to the classification results. The research instrument demonstrated excellent reliability (Cronbach's Alpha = 0.877). The novelty of this study lies in applying ANN as a data analysis method for early childhood sex education, offering a more objective and data-driven approach to evaluating children's understanding.
Downloads
References
Amseke, F. V. (2023). Pola asuh orang tua, temperamen dan perkembangan sosial emosional anak usia dini. PT Media Pustaka Indo.
Amseke, F. V., Lelo, K., Banoet, J., & Afi, A. V. (2024). Penguatan pendidikan seks anak usia dini bagi guru PAUD di Kabupaten Kupang. Jurnal SOLMA, 13(2), 1209–1219. https://doi.org/10.22236/solma.v13i2.14566
Amseke, F. V., Lelo, K., Seran, E., & Sakan, C. H. (2024). Pengaruh kelekatan orang tua dan kecakapan emosi terhadap kemandirian anak usia dini. Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO, 7(1). https://rgap.uho.ac.id/index.php/journal
Hayati, M., & Fikhriyah, H. (2025). Menjaga ruang pribadi: Dinamika interaksi sosial dan batasan tubuh (body boundaries) anak usia dini. Jurnal Asghar, 5(2), 101–111. https://jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/adzb
Iskandar, S., Indaryani, I., Sari, N. P., Sari, M., Sapitri, R. J., & Ineke, V. (2024). Pengenalan pendidikan seksual pada anak usia dini: Membangun pemahaman tentang batasan tubuh dan keamanan diri. Jurnal Sapta Mengabdi, 4(1), 1–4. http://ojs.stikessaptabakti.ac.id/index.php/jsm
Ismiulya, F., Diana, R. R., Na’imah, N., Nurhayati, S., Sari, N., & Nurma, N. (2022). Analisis pengenalan edukasi seks pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4276–4286. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2705
Maarang, M., Lily, N. M., Tabun, N. L., Atakari, D., Maukallang, S. N., Budimo, W., & Koly, B. Y. L. (2025). Edukasi pengenalan anggota tubuh anak usia dini: Sentuhan boleh dan tidak boleh di Kober Tunas Melati. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhineka, 4(2). https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb
Maharani, L., Riyadi, A. R., & Maulida, N. (2025). Peran deep learning dalam meningkatkan kemampuan literasi anak pada pendidikan dasar. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 1674–1681. https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1599
Nua, A., & Ngura, E. T. (2022). Pentingnya konsep diri untuk peningkatan aspek perkembangan anak usia dini. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 1(3), 274–282. http://jurnalilmiahcitrabakti.ac.id/jil/index
Nurbaiti, N., Saripudin, A., & Masdudi. (Tahun tidak tersedia). Pengembangan media Sex Education Book untuk meningkatkan pemahaman pendidikan seksual pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2). https://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/awlady
Pratiwi, S. M., & Gandana, G. (2024). Pentingnya sex education untuk anak usia dini sebagai pencegahan pelecehan seksual. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 269–275. https://share.google/SMES4FOemwxwrpbEE
Ratnasari, R. F., & Alias, M. (2016). Pentingnya pendidikan seks untuk anak usia dini. Jurnal Tarbawi Khatulistiwa, 2(2), 55–59. https://doi.org/10.29406/.v2i2.251
Setyawati, N. S., Illise, R. N., & Nur, A. S. (2025). Peran orang tua dalam pendidikan seksualitas anak usia dini di PAUD Banjarbaru. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 3(2), 148–157. https://share.google/9tEtKflKndHu5VKDHb
Setyowahyudi, R., & Leda, R. (2023). Ragam strategi pengenalan pendidikan seks bagi anak usia dini. Journal of Education for All, 1(2), 117–126. https://doi.org/10.61692/edufa.v1i2.34
Suhasmi, N. C., & Ismet, S. (2021). Materi pendidikan seks bagi anak usia dini. Jurnal Golden Age, 5(1), 164–174. https://ecoentrepreneur.trunojoyo.ac.id/nser/article/view/4837
Welle, S. G. S. R. (2024). Persepsi orang tua terhadap pendidikan seks untuk anak usia dini di TK Glorya Nunhila, Kota Kupang-NTT. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(3), 2158–2164. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i3.3495
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ade Marlin Kaat, Weli Magtelda Meor , Heppy Maumeling , Chantika Marsa Karisma Ndoen , Fredericksen Victoranto Amseke (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









