Penerapan Metode Story Telling Dalam Meningkatkan Kemampuan Moral Agama Anak Usia Dini

Authors

  • Josi Fernanda Tefa Institut Agama Kristen Negeri Kupang Author
  • Desmi Halena Jeke Institut Agama Kristen Negeri Kupang Author
  • Priska Modesty Kotta Institut Agama Kristen Negeri Kupang Author
  • Merfin Merlina Anin Institut Agama Kristen Negeri Kupang Author
  • Fredericksen Victoranto Amseke Institut Agama Kristen Negeri Kupang Author

DOI:

https://doi.org/10.64690/e-mas.v2i1.853

Keywords:

Storytelling, Moral and Religious Development, Early Childhood., Learning Method, Early Childhood Education

Abstract

Cognitive development is one of the important aspects in early childhood education as it relates to the ability to think, understand, remember, categorize information, and solve problems. Efforts to optimize children's cognitive development require learning that is not only oriented toward mastery of subject matter, but also capable of providing meaningful learning experiences. One approach that can be used is deep learning instruction, which emphasizes the principles of mindful learning, meaningful learning, and joyful learning. This study aims to describe the implementation of deep learning instruction and analyze the cognitive development of children aged 5–6 years at PAUD Sabalus Vani Naimata. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental method using a One Group Pretest-Posttest Design. The research sample consisted of all children in the 5–6 age group, determined using a total sampling technique. Data were collected through tests (pre-test and post-test), observation, and documentation, then analyzed using descriptive statistics and the Paired Sample t-Test with the assistance of IBM SPSS Statistics. The results showed that deep learning instruction had been implemented through activities that encourage active child engagement, connect material to real-life experiences, and create an enjoyable learning atmosphere. The implementation of this learning approach had a positive impact on children's cognitive development, as indicated by improvements in their ability to observe, categorize information, think logically, solve simple problems, and develop creativity.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amseke, F. V., Lelo, K., Seran, E., & Sakan, C. H. (2024). Pengaruh Kelekatan Orang Tua dan Kecakapan Emosi Terhadap Kemandirian Anak Usia Dini. Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO, 7(1). https://rgap.uho.ac.id/index.php/journal.

Amseke, F. V. (2023). Pola Asuh Orang Tua, Temperamen Dan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Cilacap: PT Media Pustaka Indo.

Arsyad, A. (2016). Media pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Aqib, Z. (2017). Model-model, media, dan strategi pembelajaran kontekstual (inovatif). Bandung: Yrama Widya.https://repository.upi.edu/45473/9/S_JKR_1405904_Bibliography.pdf

Dhieni, N. (2014). Metode pengembangan bahasa. Jakarta: Universitas Terbuka.

Fadlillah, M. (2014). Desain pembelajaran PAUD. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Gunarti, W., Suryani, L., & Muis, A. (2014). Metode pengembangan perilaku dan kemampuan dasar anak usia dini. Jakarta: Universitas Terbuka.

Handayani, R., & Kurniawaty, D. (2022). Pengaruh metode storytelling terhadap perkembangan nilai moral anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 115–124.

Hariyanti, S., & Setyowati, E. (2019). Storytelling sebagai metode pembelajaran karakter anak usia dini. Jurnal PAUD, 4(1), 45–53."

Hidayat, A. (2018). Penerapan metode bercerita dalam meningkatkan nilai moral anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 7(1), 25–34.

Kase, A., & Amseke, F. V. (2024). Integrasi storytelling dan pembiasaan positif dalam pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 1–12.

Khadijah. (2022). Pengembangan nilai agama dan moral anak usia dini. Medan: Perdana Publishing.

Khairiyah. (2019). Pendidikan karakter anak usia dini. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Khotimah, H., & Rachman, A. (2022). Efektivitas metode storytelling dalam meningkatkan perilaku prososial anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 201–210.

Kohlberg, L. (1984). Essays on moral development: Vol. 2. The psychology of moral development. Harper & Row.

Latif, M., Zukhairina, Zubaidah, R., & Afandi, M. (2013). Orientasi baru pendidikan anak usia dini. Jakarta: Kencana.

Madyawati, L. (2020). Strategi pengembangan bahasa pada anak. Jakarta: Kencana.

Majid, A. (2014). Strategi pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mansur. (2014). Pendidikan anak usia dini dalam Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Masganti. (2016). Perkembangan peserta didik. Medan: Perdana Publishing.

Moeslichatoen. (2004). Metode pengajaran di taman kanak-kanak. Jakarta: Rineka Cipta.

Mulyasa, E. (2020). Manajemen PAUD. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Musfiroh, T. (2021). Bercerita untuk anak usia dini. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Nugraha, A. (2021). Penguatan pendidikan karakter melalui kolaborasi sekolah dan keluarga. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 125–136.

Nurhayati. (2020). Pengembangan moral agama anak melalui metode bercerita. Jurnal Obsesi, 4(2), 510–519.https://www.researchgate.net/publication/349191014_Pengembangan_Nilai_Agama_dan_Moral_Melalui_Metode_Bercerita_pada_Anak

Nurjannah. (2017). Perkembangan moral agama pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 3(1), 56–65.

httpsNurmalitasari, D., dkk. (2024). Pembiasaan nilai moral dan agama pada anak usia dini melalui pembelajaran yang menyenangkan. Jurnal Obsesi, 8(1), 1–12. https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/download/28/26/51

Piaget, J. (1932). The moral judgment of the child. Routledge.

Purwandari, R., dkk. (2022). Storytelling sebagai metode pembelajaran moral anak usia dini. Jurnal PAUD, 5(2), 98–108.

Rahmawati, N. (2021). Kendala pembelajaran anak usia dini dalam pengembangan nilai moral. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 40–49.

Sadiman, A. S., Rahardjo, R., Haryono, A., & Rahardjito. (2018). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Salasiah. (2021). Pendidikan karakter anak usia dini. Yogyakarta: Deepublish.

Sanjaya, W. (2015). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sari, N., & Nurhayati, R. (2023). Penggunaan media pendukung dalam storytelling untuk meningkatkan kemampuan moral anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 145–156.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sukayati, & Wardani. (2019). Tantangan pembelajaran pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 89–98.

Susanto, A. (2017). Pendidikan anak usia dini: Konsep dan teori. Jakarta: Bumi Aksara.

Suyadi. (2010). Psikologi belajar pendidikan anak usia dini. Yogyakarta: Pedagogia.

Suyadi. (2014). Teori pembelajaran anak usia dini. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Yuliani Nurani Sujiono. (2021). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Jakarta: Indeks.

Yuniarni, D. (2018). Pengembangan karakter anak melalui kegiatan bercerita. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 15–24. https://ojs.trilogi.ac.id/index.php/PAUD/article/download/2335/1328

Zaman, B., Hernawan, A. H., & Eliyawati, C. (2016). Media dan sumber belajar PAUD. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka. https://opac.ut.ac.id/detail-opac?id=40173

Downloads

Published

2026-05-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Josi Fernanda Tefa, Desmi Halena Jeke, Priska Modesty Kotta, Merfin Merlina Anin, & Fredericksen Victoranto Amseke. (2026). Penerapan Metode Story Telling Dalam Meningkatkan Kemampuan Moral Agama Anak Usia Dini. Jurnal E-MAS (Edukasi Dan Pembelajaran Anak Usia Dini), 2(1), 165-177. https://doi.org/10.64690/e-mas.v2i1.853