Pendidikan Agama Islam dalam Menangkal Hoaks dan Disinformasi
DOI:
https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i3.203Keywords:
Islamic Religious Education, Hoax, Disinformation, Digital Ethics, TabayyunAbstract
The phenomenon of hoaxes and disinformation is increasingly rampant along with the development of information and communication technology. Misleading information not only causes confusion, but can also trigger social conflict, damage public trust, and disrupt social stability. Islamic Religious Education (PAI) has a strategic role in shaping the character and morals of students so that they are able to filter information wisely. This literature study aims to examine the role of PAI in countering hoaxes and disinformation through an Islamic values approach that emphasizes honesty, tabayyun (clarification), and moral responsibility. The method used is a qualitative literature study by reviewing various relevant national and international journals. The results of the study show that PAI can equip students with critical and ethical values in using social media and digital technology. There are five main roles of PAI in countering hoaxes, namely: (1) instilling the values of honesty and trustworthiness; (2) cultivating an attitude of tabayyun in receiving information; (3) developing digital literacy based on Islamic values; (4) forming awareness of communication ethics; and (5) strengthening students' moral resilience. With the integration of religious values in formal and non-formal education, PAI contributes significantly to creating an intelligent, critical, and moral society.
Downloads
References
Ahmad, R., & Fitriani, N. (2022). Pembinaan akhlak dalam Pendidikan Agama Islam untuk ketahanan moral peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 55–70.
Amalia, R., & Rahman, A. (2023). Implementasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran digital untuk membentuk karakter kritis siswa. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 7(2), 145–158.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2021). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Fitriyah, L., & Syaiful, A. (2022). Integrasi nilai Islam dalam pembelajaran literasi digital di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 89–102.
Harahap, R., & Fitriani, N. (2023). Internalisasi nilai tabayyun dalam pendidikan agama Islam untuk membentuk karakter digital siswa. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 4(2), 101–115.
Hasan, M. (2021). Adab dalam komunikasi Islam: Prinsip dan implementasi. Jurnal Studi Islam, 10(1), 45–60.
Hidayat, F., & Sari, M. (2023). Pengaruh pembinaan akhlak melalui PAI terhadap resistensi siswa terhadap hoaks di media sosial. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(2), 101–115.
Kominfo. (2023). Laporan tahunan pengendalian hoaks dan disinformasi di Indonesia tahun 2023. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.
Muslichah, M., & Hidayatullah, S. (2022). Nilai-nilai tabayyun dalam Al-Qur’an sebagai landasan literasi informasi digital. Jurnal Studi Islam dan Sosial, 10(1), 33–46.
Nasrullah, R. (2023). Literasi digital dalam perspektif Islam: Urgensi penguatan nilai keagamaan dalam penggunaan media sosial. Jurnal Komunikasi Islam, 11(1), 25–40.
Nurfadillah, N., & Wahyuni, S. (2023). Literasi digital Islami dalam menanggulangi penyebaran hoaks di kalangan remaja muslim. Jurnal Literasi Keagamaan, 2(1), 22–35.
Nurkholis, A., & Rahayu, D. (2023). Etika komunikasi digital dalam perspektif Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 15(2), 112–126.
Nurkholis, N., & Rahayu, D. P. (2022). Etika komunikasi digital dalam perspektif Islam. Jurnal Komunikasi Islam, 12(1), 57–70.
Nurkholis, N., & Rahayu, D. P. (2022). Etika komunikasi digital dalam perspektif Islam. Jurnal Komunikasi Islam, 12(1), 57–70.
Pranowo, B., & Rakhmani, I. (2021). Disinformation and hoax in digital Indonesia: Between regulation and civic education. Indonesian Journal of Media and Communication, 3(2), 91–105.
Rahmawati, F., & Zainuddin, H. (2022). Perilaku menyebar hoaks dalam perspektif etika Islam: Studi pada pelajar SMA. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 5(1), 101–112.
Ramadhan, A. (2021). Tazkiyah an-nafs: Konsep dan aplikasinya dalam pendidikan karakter Islam. Jurnal Studi Islam, 12(3), 88–102.
Rohmana, J. (2021). Penguatan literasi digital dalam kurikulum PAI untuk generasi milenial. Jurnal Pendidikan Agama Islam: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 6(2), 199–210.
Santoso, M., & Aisyah, N. (2023). Literasi digital Islami dalam penguatan karakter siswa melalui nilai-nilai Al-Qur’an. Jurnal Literasi dan Teknologi Pendidikan Islam, 2(1), 44–58.
Saputra, E. E. (2025). The Role of Teachers in Preventing Bullying Cases in Elementary Schools. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(2), 69-78.
Saputra, E. E. (2025). Relevansi Filsafat Eksistensialisme dalam Kehidupan Modern. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(3), 118-129.
Saputra, E. E. (2025). The Role of Teachers in Preventing Bullying Cases in Elementary Schools. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(2), 69-78.
Sofyan, A., & Nasution, M. (2023). Integrasi pendidikan karakter dan literasi digital dalam pembelajaran PAI. Jurnal Studi Pendidikan Islam, 9(1), 76–89.
Sulaiman, F. (2022). Peran Pendidikan Agama Islam dalam membangun karakter etis di era digital. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(3), 88–99.
Wahid, S. (2022). Urgensi nilai tabayyun dalam pendidikan Islam di era disinformasi digital. Jurnal Studi Keislaman dan Pendidikan, 3(1), 66–78.
Wahyuni, S. (2022). Urgensi nilai tabayyun dalam pendidikan Islam di era disinformasi digital. Jurnal Studi Keislaman dan Pendidikan, 3(1), 66–78.
Wulandari, I., & Syamsuddin, A. (2023). Efektivitas pembelajaran PAI berbasis digital dalam membentuk kesadaran literasi informasi siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 8(1), 45–59.
Yusri, M., & Azizah, N. (2024). Adab bermedia dalam pendidikan Islam: Strategi membentuk karakter siswa di era digital. Jurnal Pendidikan Karakter Islam, 3(1), 54–68.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Asran Asran, Amaluddin Amaluddin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









