Pendidikan Agama Islam dan Pengembangan Soft Skills Siswa

Authors

  • Muhammad Afit Imran Universitas Muhammadiyah Pare-Pare Author
  • Amaluddin Amaluddin Universitas Muhammadiyah Pare-Pare Author

DOI:

https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i4.195

Keywords:

Islamic Religious Education, Soft Skills, Character, Students, Learning

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) not only aims to shape students' religious knowledge, but also plays an important role in shaping character and developing soft skills that are crucial in community life. Soft skills such as communication, cooperation, leadership, empathy, and self-control are non-technical skills that are greatly needed in the 21st century. Through the approach of Islamic values ​​taught in PAI, students can internalize attitudes and behaviors that support the development of soft skills. This literature study aims to examine the contribution of PAI to the formation of soft skills in school students, by analyzing various scientific references and previous research results. The method used is a literature review by analyzing national and international journals related to PAI and soft skills. The results of the study show that PAI has a significant impact on the development of soft skills through the internalization of Islamic values, teacher role models, project-based learning activities and group discussions. These findings indicate the importance of strengthening contextual and reflective approaches in PAI learning. Thus, PAI has the potential to be a strategic forum in shaping students' personalities who are not only religious, but also adaptive, communicative, and collaborative in facing the challenges of the times.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardi, R., & Saputra, E. E. (2024). Implementasi Model Pendidikan Karakter Berbasis Multikultural. Catha: Journal of Creative and Innovative Research, 1(1), 78-85.

Ardi, R., Saputra, E. E., Parisu, C. Z. L., & Permatasari, S. J. (2024). Studi Literature: Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Untuk Menanamkan Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar. Catha: Journal of Creative and Innovative Research, 1(1), 57-72.

Amalia, R. (2022). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa. Jurnal Pendidikan Islam dan Psikologi, 6(2), 89–101.

Fatmawati, L. (2021). Strategi Kontekstual dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 134–148.

Fauziah, S., & Rosyidah, A. (2023). Implementasi Konsep Mujahadah al-Nafs dalam Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Studi Islam Terapan, 8(1), 55–68.

Hasanah, U., & Hamdani, A. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Islam dalam Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 11(1), 45–55.

Hidayat, M. T. (2021). Refleksi Diri dan Pengendalian Emosi dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Tarbiyatuna, 10(2), 123–134.

Hidayatullah, M. F. (2021). Keteladanan Guru sebagai Strategi Pembentukan Karakter Siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 13(2), 101–113.

Kementerian Agama RI. (2021). Moderasi Beragama dalam Pembelajaran PAI. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Latifah, N. (2023). Integrasi Pendidikan Agama Islam dan Penguatan Soft Skills di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter Islam, 8(1), 45–58.

Lubis, M. (2023). Penguatan Nilai Spiritual dalam Pendidikan Karakter Islam. Jurnal Tarbawi, 11(1), 45–59.

Ma’arif, S. (2022). Model Kontekstual dalam Pembelajaran PAI untuk Penguatan Nilai Sosial Siswa. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 5(2), 103–117.

Maulana, R. (2023). Pendidikan Agama Islam sebagai Sarana Pembentukan Soft Skills Siswa. Jurnal Studi Pendidikan Islam, 7(1), 67–78.

Mulyadi, R. (2022). Peran Nilai Kejujuran dalam Pengembangan Soft Skills Siswa. Jurnal Etika Pendidikan, 9(2), 112–120.

Nasution, A., & Wahyuni, D. (2022). Peran Guru PAI dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(3), 215–230.

Ningsih, A. R., & Arifin, M. (2024). Pendidikan Islam dan Pengembangan Kecerdasan Emosional Siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan Islam, 8(1), 34–42.

Ningsih, S., & Amalia, R. (2023). Kegiatan Keagamaan dan Soft Skills Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Islam, 10(2), 111–124.

Putra, A. R., & Nuryana, Z. (2022). Peran Keteladanan Guru dalam Penguatan Nilai-Nilai Soft Skills Siswa. Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam, 5(1), 44–56.

Putri, N. F., & Suryadi, E. (2023). Model Pembelajaran PAI Berbasis Nilai untuk Penguatan Soft Skills. Jurnal Pendidikan Islam Terapan, 5(1), 77–89.

Rahman, A., & Fitriani, S. (2023). Pembelajaran Berbasis Kehidupan Nyata dalam Pendidikan Agama Islam dan Implikasinya terhadap Soft Skills Siswa. Jurnal Pendidikan Islam dan Masyarakat, 7(1), 72–84.

Rohmah, N., & Yulianti, S. (2022). Implementasi Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Agama Islam untuk Penguatan Soft Skills Siswa. Jurnal Pendidikan Islam Terpadu, 4(1), 41–52.

Salim, A., & Kurniawan, B. (2022). Pembelajaran Nilai dalam PAI dan Implikasinya terhadap Keterampilan Sosial. Jurnal Sosial dan Pendidikan Islam, 8(3), 203–219.

Sani, R. A., & Mulyono, H. (2021). Project-Based Learning untuk Penguatan Karakter dan Soft Skills dalam Pembelajaran PAI. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 11(2), 88–98.

Saputra, E. E. (2025). The Role of Teachers in Preventing Bullying Cases in Elementary Schools. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(2), 69-78.

Suprihatiningrum, J. (2019). Strategi Pembelajaran Aktif di Kelas. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Utami, R., & Prasetyo, W. (2022). Ketimpangan Pengembangan Soft Skills di Sekolah Dasar. Eduhumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 89–101.

World Economic Forum. (2023). Future of Jobs Report. Geneva: WEF.

Zuhri, A. M., & Hartati, L. (2023). Guru Agama sebagai Teladan dalam Pengembangan Karakter dan Soft Skills Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Karakter, 7(1), 25–37.

Downloads

Published

2025-06-05

How to Cite

Muhammad Afit Imran, & Amaluddin Amaluddin. (2025). Pendidikan Agama Islam dan Pengembangan Soft Skills Siswa. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(4), 72-83. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i4.195