Kelagkaan Lahan Pangan di Indonesia: Menelaah Alih Fungsi dan Ketimpangan Penguasaan untuk Merumuskan Kebijakan yang Berkeadilan
DOI:
https://doi.org/10.64690/intelektual.v2i4.953Kata Kunci:
Land Conversion, Land Tenure Inequality, Agrarian Justice,, Food Land PolicyAbstrak
Indonesia’s rice production increased in 2025, but this increase does not guarantee land base security or farmers’ access to it. This study aims to identify the patterns and causes of food land conversion, analyze inequality in agricultural land ownership, and formulate just food land policy directions. The novelty of this study lies in integrating land conversion, ownership inequality, and agrarian justice in the evaluation of food land policy. The study is a descriptive-analytical qualitative literature review using content analysis and agrarian-justice-framed thematic synthesis. The results show that 554,615 ha of rice fields were converted between 2019 and 2025, about 26% within Sustainable Food Agricultural Land (LP2B) zones, and only about 7,700 ha centrally permitted. The number of smallholder farming households rose from 14.25 million to 16.89 million, while incorporated agricultural companies grew by 35.54%. Reviewed sources suggest Presidential Regulation No. 4 of 2026 operates separately from agrarian policies criticized as investor-favoring. Analytically, just food land policy needs to combine land protection with guaranteed farmer access.
Unduhan
Referensi
Abdillah, M. F. (2024). Pengaturan pembentukan bank tanah dalam menyelesaikan ketimpangan kepemilikan tanah di Indonesia: Kajian perspektif keadilan Pancasila [Tesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang]. http://etheses.uin-malang.ac.id/64959/1/200202110034.pdf
Ainurrahma, A., Nuryartono, N., & Pasaribu, S. H. (2018). Analisis kesejahteraan petani: Pola penguasaan lahan di Kabupaten Lamongan. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, 7(2), 102–117. https://doi.org/10.29244/jekp.7.2.2018.102-117
Badan Pusat Statistik. (2023a). Hasil pencacahan lengkap Sensus Pertanian 2023—Tahap I (Berita Resmi Statistik No. 86).
Badan Pusat Statistik. (2023b). Jumlah usaha pertanian menurut kelompok luas lahan yang dikuasai dan jenis usaha pertanian, Indonesia, 2023. Sensus Pertanian 2023. https://sensus.bps.go.id/topik/tabular/st2023/227
Badan Pusat Statistik. (2026). Luas panen dan produksi padi di Indonesia 2025 (angka tetap) (Berita Resmi Statistik No. 16).
Dirman, E. N. (2018). Perlindungan hukum terhadap tanah pertanian pangan yang berkelanjutan dalam perspektif otonomi daerah [Tesis, Universitas Hasanuddin]. http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/3868
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2022). Voluntary guidelines on the responsible governance of tenure of land, fisheries and forests in the context of national food security. https://doi.org/10.4060/i2801e
Hall, D., Hirsch, P., & Li, T. M. (2011). Introduction to powers of exclusion: Land dilemmas in Southeast Asia. National University of Singapore Press and University of Hawai‘i Press. http://hdl.handle.net/1807/68628
Irawan, A., Noor, T. I., & Karyani, T. (2023). Faktor-faktor yang berkaitan dengan alih fungsi lahan Provinsi Jawa Barat. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 9(1), 277–290.
Irianto, A. R. (2026). Urgensi regulasi bank tanah sebagai lembaga penyedia tanah. Ius Scientia: Jurnal Ilmu Hukum, 1(1), 14–20. https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/IusScientia/article/view/26647/pdf
Kadir, M. A., Alting, H., & Alaudin, R. (2024). Kedudukan bank tanah dalam rangka retribusi tanah. Amanna Gappa, 32(1), 308–317. https://journal.unhas.ac.id/index.php/agjl/article/view/33082
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. (2026). Bahas implementasi Perpres 4/2026 tentang pengendalian alih fungsi lahan sawah, Menteri Nusron paparkan roadmap penetapan LSD di 2026. https://www.atrbpn.go.id/berita/bahas-implementasi-perpres-42026-tentang-pengendalian-alih-fungsi-lahan-sawah-menteri-nusron-paparkan-roadmap-penetapan-lsd-di-2026
Kementerian Koordinator Bidang Pangan. (2026). Pemerintah gembok 6,39 juta ha lahan sawah, tak bisa dialihfungsikan. https://kemenkopangan.go.id/detail-berita/-pemerintah-gembok-6-39-juta-ha-lahan-sawah-tak-bisa-dialihfungsikan
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 64 Tahun 2021 tentang Badan Bank Tanah.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria.
Permadi, I. (2023). Konstitusionalitas keberadaan bank tanah dalam pengelolaan dan penguasaan atas tanah oleh negara. Jurnal USM Law Review, 6(1), 1–5. https://doi.org/10.26623/julr.v6i1.6678
Ramadwika, R., Suprabowo, R. L., & Khotimah, N. (2025). Potensi peningkatan laju alih fungsi lahan pertanian pangan dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Supremasi: Jurnal Hukum, 20(2), 431–443. https://doi.org/10.26858/supremasi.v20i2.76717
Ribot, J. C., & Peluso, N. L. (2003). A theory of access. Rural Sociology, 68(2), 153–181. https://doi.org/10.1111/j.1549-0831.2003.tb00133.x
Senora, S., & Febrianto, A. (2026). Dinamika akses Orang Rimba terhadap hutan di tengah ekspansi kelapa sawit. Culture & Society: Journal of Anthropological Research, 8(1), 25–35. https://doi.org/10.24036/csjar.v8i1.247
Shohibuddin, M. (2019). Memahami dan menanggulangi persoalan ketimpangan agraria. BHUMI: Jurnal Agraria dan Pertanahan, 5(2), 136–149. https://doi.org/10.31292/jb.v5i2.366
Tolo, E. Y. S. (2016). Akumulasi melalui perampasan dan kemiskinan di Flores. Masyarakat: Jurnal Sosiologi, 21(2), 173–204. https://doi.org/10.7454/MJS.v21i2.1062
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.
Widodo, M. F. S., & Mustofa, M. A. A. (2022). Politik hukum pembentukan bank tanah dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Verfassung: Jurnal Hukum Tata Negara, 1(1), 83–100. https://doi.org/10.30762/vjhtn.v1i1.163
Wiradi, G. (2009). Seluk beluk masalah agraria, reforma agraria dan penelitian agraria (Edisi ke-1). STPN Press.
Wiryani, F., & Ramadhan, F. (2025). Keadilan agraria: Relasi konstitusi, hak menguasai negara, dan konflik struktural. Setara Press, Penerbit Buku Hukum PT Cita Intrans Selaras (Citila). www.intranspublishing.com
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Alivia Niswatul Afifah, Sarpini Sarpini (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama
- Najwa Aulia Riza, Sarpini Sarpini, Hilirisasi Nikel di Indonesia : Meneah Manfaat Ekonomi dan Risiko Ketergantungan untuk Merumuskan Strategi Pengelolaan yang Berkelanjutan , Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi : Vol 2 No 4 (2026): Edisi September - Oktober 2026
Artikel Serupa
- Intan Aulia, Zahwa Keyla Safira, Ghilma Novia Rizki , Yuliana Yuliana, Fanisa Juliana, Uli Artha Lestari , Reposisi Etika Negara: Membedah Skandal Perpajakan Dan Jalan Reformasi Fiskal Indonesia , Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi : Vol 2 No 3 (2026): Edisi Juli - Agustus 2026
- Surya Daniel Batara, Wilma Silalahi, Kajian Yuridis Terhadap Pembatalan Penetapan Anggota DPR RI Terpilih Tahun 2024 Dihubungkan dengan Sistem Pemilu Proporsional Terbuka , Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi : Vol 2 No 4 (2026): Edisi September - Oktober 2026
- Rannando Rannando, Cecep Ijang Wahyudin, Rangga Rahmananda, Fachri Ibrahim Nasution, Rahayu Dwi Ningtyas, Ronal Castro, Bajora Justisia, Kinerja Karbon Aktif Pelepah Kelapa Sawit Untuk Adsorpsi Ion Cu(Ii): Analisis Kinetika, Isoterm, Dan Pengaruh Aktivasi , Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi : Vol 2 No 4 (2026): Edisi September - Oktober 2026
- Najwa Aulia Riza, Sarpini Sarpini, Hilirisasi Nikel di Indonesia : Meneah Manfaat Ekonomi dan Risiko Ketergantungan untuk Merumuskan Strategi Pengelolaan yang Berkelanjutan , Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi : Vol 2 No 4 (2026): Edisi September - Oktober 2026
- Arina Wulandari , Muhammad Arifin, Wulida Makhtuna, Implementasi Pendekatan Neurosains pada Pembelajaran IPS untuk Menumbuhkan Sikap Sosial Siswa Sekolah Dasar , Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi : Vol 2 No 4 (2026): Edisi September - Oktober 2026
Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.









