Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar IPAS Berbasis Kearifan Lokal Rote Ndao bagi Guru-Guru SD GMIT Oemaulain Kabupaten Rote Ndao

Authors

  • Treesly Y.N Adoe Universitas Nusa Cendana Author
  • Monica Bellandina Abolla Universitas Nusa Cendana Author

DOI:

https://doi.org/10.64690/jampi.v2i1.584

Keywords:

Natural Sciences, Local Wisdom, Teaching Materials, Pedagogical Competence, Community Service

Abstract

This community service activity aims to improve teachers' pedagogical competence in developing local wisdom-based science teaching materials at GMIT Oemaulain Elementary School. The background to this activity is based on teachers' limited ability to connect science teaching materials to the cultural and environmental contexts of their students. The implementation method includes three main stages: needs analysis-based planning, a workshop on developing teaching materials, and intensive mentoring in developing teaching modules. The participants were all teachers at GMIT Oemaulain Elementary School. The results of the activity showed a significant increase in teachers' conceptual understanding and practical skills in designing contextual science teaching materials. Teachers were able to integrate local resources such as ikat weaving, palm trees, and coastal ecosystems into the teaching modules. Furthermore, the teachers' response to this activity was very positive, marked by high enthusiasm and active participation during the training and mentoring. Overall, this activity successfully strengthened teachers' pedagogical competence and encouraged more meaningful science learning for students. Integrating local wisdom has proven to be an effective strategy in increasing the relevance, creativity, and quality of learning in elementary schools.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, M. (2021). Menjadi guru profesional. Jakarta: Kencana.

Arends, R. I. (2020). Learning to teach (11th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Arifin, Z. (2021). Pengembangan profesi guru dalam konteks pendidikan abad 21. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Ausubel, D. P. (2018). Educational psychology: A cognitive view. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Budiyanto, A., & Machali, I. (2022). Pengembangan bahan ajar kontekstual berbasis budaya lokal. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(1), 33–45.

Fathurrohman, M. (2021). Model-model pembelajaran inovatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Hamalik, O. (2020). Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hidayati, N., & Suryanto, S. (2021). Pelatihan guru berbasis kebutuhan sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik. Jurnal Kependidikan, 51(2), 210–222.

Isjoni. (2020). Pembelajaran kooperatif: Meningkatkan kecerdasan komunikasi antar peserta didik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kurniawan, D., & Lestari, P. (2022). Pendampingan pengembangan modul ajar berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Pendidikan, 4(2), 95–104.

Lobo, Y., & Dethan, J. (2022). Kearifan lokal masyarakat Rote dalam pengelolaan sumber daya alam. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan NTT, 6(2), 115–126.

Mulyasa, E. (2021). Pengembangan dan implementasi Kurikulum Merdeka. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nurhadi. (2020). Pendekatan kontekstual (CTL). Malang: Universitas Negeri Malang Press.

Pratiwi, D., & Mulyani, S. (2021). Pengaruh bahan ajar berbasis kearifan lokal terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 45–56.

Rahman, A., & Yuliana, R. (2023). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPAS sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan SD, 5(1), 1–12.

Ridwan. (2022). Metode dan strategi pengabdian kepada masyarakat. Bandung: Alfabeta.

Sagala, S. (2021). Kemampuan profesional guru dan tenaga kependidikan. Bandung: Alfabeta.

Sani, R. A., & Kurniasih, I. (2020). Strategi pembelajaran abad 21. Jakarta: Bumi Aksara.

Setiawan, A., & Nurlaila. (2021). Kompetensi guru dalam pengembangan bahan ajar berbasis kontekstual. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(3), 233–242.

Sibarani, R. (2018). Kearifan lokal: Hakikat, peran, dan metode tradisi lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.

Sukmadinata, N. S. (2020). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suyanto, & Asep, J. (2020). Menjadi guru profesional: Strategi meningkatkan kualitas pembelajaran. Jakarta: Erlangga.

Trianto. (2019). Model pembelajaran terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

Wahyuni, S., & Abadi, A. (2021). Pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 22(2), 98–109.

Widodo, A., & Wuryandani, W. (2022). Pembelajaran berbasis budaya lokal untuk penguatan karakter siswa SD. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 180–191.

Downloads

Published

2026-01-20

Issue

Section

Articles

How to Cite

Treesly Y.N Adoe, & Monica Bellandina Abolla. (2026). Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar IPAS Berbasis Kearifan Lokal Rote Ndao bagi Guru-Guru SD GMIT Oemaulain Kabupaten Rote Ndao. Jurnal Abdi Masyarakat Dan Pemberdayaan Inovatif, 2(1), 34-45. https://doi.org/10.64690/jampi.v2i1.584