Program Restoratif untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini di Daerah Tertinggal
DOI:
https://doi.org/10.64690/jampi.v1i2.212Keywords:
Restorative Program, Social Skills, Early Childhood, Underdeveloped AreasAbstract
Early childhood social skills are an important foundation for children's success in socializing, learning, and building relationships in the future. In underdeveloped areas such as Mata Usu District, Bombana Regency, children experience limitations in developing social skills due to low access to quality education, lack of PAUD teacher training, and minimal parental participation. This community service aims to implement a restorative program as an educational approach to improving early childhood social skills. The implementation method includes identifying problems, training teachers and parents on the restorative approach, implementing role-playing and children's dialogue activities, and evaluating the results. The activity was carried out in one of the underdeveloped villages in Mata Usu District for two months. The results of the service showed a significant increase in children's social skills such as empathy, communication, and peaceful conflict resolution. Teachers and parents also showed increased understanding and involvement in guiding children with a restorative approach. This program shows that an empathy and communication-based approach is effective in areas with limited resources. Policy support and further training are needed so that this approach can be implemented sustainably in all PAUDs in Mata Usu District.
Downloads
References
Damayanti, S. (2023). Pentingnya Pengembangan Sosial Anak Usia Dini dalam Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(1), 1–12.
Hastuti, N. (2023). Penguatan Interaksi Sosial Anak Usia Dini melalui Refleksi Harian di PAUD. Yogyakarta: Pustaka Edukasi Anak.
Hastuti, R. (2023). Pendekatan Restoratif dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Perspektif Implementasi di Lembaga PAUD. Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Anak, 4(2), 55–66.
Kurniawan, D. (2024). Kearifan Lokal dalam Pendidikan Sosial Anak Usia Dini di Daerah 3T. Jurnal Pendidikan Daerah Tertinggal, 6(1), 90–103.
Kurniawan, R. A. (2024). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal di Wilayah 3T: Studi Implementasi di Sulawesi Tenggara. Makassar: Lembaga Literasi Nusantara.
Lestari, A., & Budi, R. (2022). Integrasi Nilai Sosial Budaya Lokal dalam Pembelajaran Anak Usia Dini. Bandung: Media Cendekia Press.
Lestari, R., & Budi, A. (2022). Integrasi Budaya Lokal dalam Pembelajaran Karakter di PAUD Wilayah Sulawesi Tenggara. Jurnal Pendidikan Anak, 9(3), 230–242.
Nurcahyati, I., & Sari, D. (2021). Kesenjangan Perkembangan Sosial Anak di Wilayah Terpencil. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(1), 44–55.
Nurcahyati, T., & Sari, D. R. (2021). Pendidikan Anak Usia Dini di Daerah Terpencil: Tantangan dan Solusi. Jakarta: Prenada Media.
Oktaviani, D., & Maulana, H. (2022). Pendekatan Restoratif dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak TK. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 11(2), 115–124.
Oktaviani, R., & Maulana, Y. (2022). Efektivitas Pendekatan Restoratif dalam Meningkatkan Empati Anak Usia Dini. Jurnal PAUD Nusantara, 7(2), 87–98.
Rahman, F. (2022). Keterampilan Sosial sebagai Indikator Kesiapan Sekolah Anak Usia Dini. Jurnal Kajian Pendidikan Anak, 5(1), 33–45.
Rahman, I. (2022). Strategi Membangun Kecakapan Sosial Anak di Era Digital. Surabaya: Cahaya Ilmu Press.
Susanti, L., & Permana, T. (2023). Peran Orang Tua dalam Pendidikan Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Keluarga, 6(2), 71–80.
Susanti, M., & Permana, Y. (2023). Sinergi Guru dan Orang Tua dalam Pendidikan Sosial Anak Usia Dini di Wilayah Marginal. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 7(1), 25–33.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Istnain Alfajri Husain, Erwin Eka Saputra, Chairan Zibar L. Parisu, La Sisi, Saqjuddin Saqjuddin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
.png)








