Penguatan Literasi Budaya melalui Pelatihan Kosakata Lokal Banten bagi Guru di SDN Balaraja 3 Kabupaten Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.64690/jampi.v2i2.726Keywords:
Cultural Literacy, Bantenese Local Vocabulary, Teacher Training, Elementary School, Indonesian Language LearningAbstract
Strengthening cultural literacy in elementary schools is a strategic effort to address the challenges of globalization, which have the potential to shift local wisdom values. Teachers play a crucial role as primary facilitators in introducing and integrating local culture into learning. This study aims to describe the implementation of Bantenese local vocabulary training as an effort to strengthen cultural literacy for teachers at SDN Balaraja 3, Tangerang Regency. The method used was a qualitative descriptive approach with a community service model through training, outreach, and hands-on practice of using local vocabulary in learning. The participants consisted of SDN Balaraja 3 teachers who participated in the entire training series. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation throughout the training. The results indicate that the Bantenese local vocabulary training improved teachers' understanding of the importance of cultural literacy and broadened their knowledge of regional vocabulary that can be integrated into Indonesian language learning. Furthermore, teachers demonstrated improved skills in designing local culture-based learning activities. This activity also fostered awareness of preserving regional culture through the educational process in elementary schools. Thus, this training has proven to make a positive contribution to strengthening cultural literacy in elementary schools, particularly at SDN Balaraja 3, Tangerang Regency.
Downloads
References
Anisah, R. W., Andriana, E., & Fajari, L. E. W. (2024). Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Kabupaten Pandeglang. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan. https://jurnal.uns.ac.id/jkc/article/view/111682
Darojah, R. (2022). Persepsi Guru Sekolah Dasar terhadap Integrasi Budaya pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 3550–3560. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1202
Hatima, Y. (2025). Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Menumbuhkan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(3), 24–39. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i3.47
Hatima, Y. (2025). Sinergi Nilai Kearifan Lokal Banten dan Computational Thinking dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(6), 59–70. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i6.282
Hatima, Y. (2026). Sastra Anak Berbasis Kearifan Lokal Banten untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 2(1), 12–24. https://jurnal.yayasanmeisyarainsanmadani.com/index.php/JHUSE/article/view/661
Hatima, Y., Ummah, I., & Saputra, E. E. (2025). Integrasi Nilai Kearifan Lokal Budaya Sunda dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Pendekatan Sastra di Sekolah Dasar. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 5(1), 484–492. https://doi.org/10.54297/seduj.v5i1.1218
Marini, F., Harsono, A. M. B., & Suriansyah, A. (2024). Integrasi Bahasa Banjar dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Cendekia Nusantara, 3(1), 44–53. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/6022
Roesmawati, L., Suprijono, A., & Yani, M. T. (2022). Pengembangan Handout Pembelajaran Berbasis Kearifan Budaya Lokal Reog pada Pembelajaran IPS untuk Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6501–6512. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/3971
Rosita, D., & Hanum, F. (2024). Penerapan Nilai-Nilai Budaya Lokal dengan Pendekatan Aksiologi terhadap Karakter Siswa di Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/19616
Saputra, E. E., Kasmawati, & Parisu, C. Z. L. (2025). Penguatan Literasi Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar melalui Strategi Pembelajaran yang Mendorong Berpikir Kritis dan Kreatif. Jurnal Abdi Masyarakat dan Pemberdayaan Inovatif, 1(1), 80–93. https://jurnal.yayasanmeisyarainsanmadani.com/index.php/JAMPI/article/view/224
Saputra, E. E., & Parisu, C. Z. L. (2023). Peran Komik Digital sebagai Media Visual dalam Pembelajaran Menulis Narasi pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Sultra Elementary School, 5(1), 1–12. https://jurnal.yayasanmeisyarainsanmadani.com/index.php/JSES/article/view/406
Saputra, E. E., Ummah, I., & Ahmad. (2025). Integrasi Linguistik dalam Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 1(1), 20–33. https://doi.org/10.54297/jpmd.v1i1.881
Sumarni, M. L., Jewarut, S., Silvester, S., Melati, F. V., & Kusnanto, K. (2023). Integrasi Nilai Budaya Lokal pada Pembelajaran di Sekolah Dasar. Journal of Education Research, 4(2), 211–220. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1330
Susanti, R. D. (2023). Implementasi Metode Experiential Learning dalam Penguatan Literasi Budaya Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya, 5(2), 88–99. https://jurnal.ugj.ac.id/index.php/PBB/article/view/7398
Zulkifli, H. (2022). Penggunaan Bahasa Daerah dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 8891–8900. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/11078
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yoma Hatima, Rina Yuliana, Ana Nurhasanah, Siti Rokmanaha (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
.png)








